Sabtu, 10 Agustus 2019



Perjalanan Mewujudkan Mimpi Masa Kecil Arief Widhiyasa

Arief Widhiyasa atau biasa disapa dengan Arief telah berhasil mewujudkan impiannya saat masih kana-kanak agar dapat menjadi seseorang yang dapat menciptakan sebuah game dengan jerih payahnya sendiri.
Arief mengenal game sejak duduk di bangku TK. Saat itu Arief tidak hanya menikmati permainan, tetapi ia juga selalu terkagum dan berpikir bagaimana cara kerja game dan bagaimana sebuah benda kecil bisa menyimpan banyak sekali permainan seru. Dari rasa kagum sekaligus penasarannya itulah yang membuat sosok Arief menjadikan game sebagai motivasi belajarnya. Kesenangan Arief di dalam dunia game tidak membuat prestasinya menurun. Arief tetap mengejar ranking kelas dan mengikuti berbagai olimpiade sains. “Dulu saya justru menjadikan game sebagai motivasi untuk belajar. Ya udah deh, rangking kelas gak usah, yang penting menang olimpiade dan tiap menang dibeliin game.” Tutur pria kelahiran 4 April 1987 ini sembari mengenang masa kecilnya.

Pengorbanan Awal untuk Mimpi yang Besar
Dilema muncul saat  awal Agate Studio berdiri. Saat itu salah satu teman mereka ada yang lulus pada 2009 yang membuat munculnya tekanan dari para orang tua untuk lulus, yang tentu saja lanjut untuk cari pekerjaan. Karena itu mereka pun berpikir untuk serius dalam mengembangkan game dan berusaha profesional. "Kami cari developer, tapi tidak ada yang mau menampung 18 orang. Ya sudah, akhirnya kami bikin developer sendiri," tutur Arief. Pengorbanan pun dilakukan. Arief memutuskan untuk tak melanjutkan kuliahnya, alias drop outdari ITB. Tak hanya itu, di fase awal para punggawa Agate Studio juga rela dengan gaji Rp 50 ribu perorang dengan jam kerja bahkan hingga 15 jam. Pengorbanan ini tentu tak mudah, tapi orang tua mulai percaya ketika karya Agate Studio mulai memperlihatkan hasil.
Sebagai strategi awal, game buatan Agate Studio dirilis di pasar internasional. Ini disebabkan animo dan gairah pasar game di Indonesia masih kecil. Platform game yang dibuat pun kebanyakan berbasis web. Tapi dalam waktu singkat Agate Studio terus mengembangkan gamedan mulai hadir di platform mobile berupa aplikasi.

Usaha Tidak akan Menghianati Hasil
                Momen yang mengharu-biru pun dirasakan kru Agate Studio ketika game SENGOKUIXA yang dikembangkan bersama Square Enix akhirnya resmi dirilis. "Seperti dream come true. Momen terbaik justru terasa ketika SENGOKUIXA dirilis," kata penggemar game Brigandine ini.
Perjalanan tentu saja masih jauh. Tantangan bagi Agate juga masih banyak, salah satunya untuk membuat game di konsol, termasuk generasi terbaru macam PlayStation 4 dan Xbox One. Setidaknya, Arief merasa bersyukur bisa menggeluti dunia kerja yang sesuai dengan apa yang dicintainya: game. 
                Ketika telah menjadi CEO Agate Studio, Arief Widhiyasa sadar kalau industri game Indonesia masih tertinggal. Fakta begitu terasa ketika Arief berbincang dengan beberapa orang dari pengembang terkenal mancanegara. "Indonesia masih berada dikondisi ketika game mulai berkembang pada15 tahun lalu, ada juga yang mengaku seperti 25 tahun lalu. Saya lalu berpikir, Indonesia memang sudah tertinggal sejauh itu." Kata Arief saat Liputan6.com temui di ajang Indonesia Game Show 2013.
Meski begitu, Arief menyebut perkembangan industri game saat ini sudah jauh lebih baik ketimbang saat Agate Studio pertama kali berdiri. Terbukti ide-ide segar dari Arief dan tim, mereka mampu menembus angka 4 juta players untuk total worldwide seluruh game milik Agate Studio.
Arief memiliki rencana ke depan untuk Agate Studio dan untuk dirinya sendiri. “Visi Agate Studio dan visi saya pribadi sangat inline.Jadi saya akan selalu berusaha untuk bisa berkontribusi semaksimal mungkin agar visi Agate untuk berkontribusi dalam membuat dunia lebih bahagia bisa terwujud perlahan-lahan,” tutur pria yang memiliki motto ‘Because we have a dream, that life would be much happier, and game is that which drives our passion. And because we believe that by doing what we love, we can make our dreams come true’. Kalimat itulah yang telah menuntun Arief dalam mewujudkan mimpi-mimpinya hingga Agate Studio saat ini menjadi industri game lokal yang mendunia.
Mimpi luar biasa dari tokoh yang luar biasa bisa menjadikan tekad dan semangat agar lebih menyala dari sebelumnya. Mimpi boleh besar, asalkan usaha kita untuk meraih mimpi itu harus sama besarnya agar tidak menjadi sebuah mimpi semu yang berujung khayalan berilusi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar